kudajokowi1

(Untuk versi Bahasa Inggris, klik di sini)

Kami melanjutkan serial tulisan tentang apa yang terjadi di media sosial. Hari ini Ndoro Kakung menulis tentang reaksi netizen terhadap diplomasi kuda Jokowi.

By Ndoro Kakung

Presiden Joko Widodo berkunjung ke rumah Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Bojong Koneng, Bogor, Senin (31/10/2016). Pertemuan kedua elite politik tersebut membuat riuh ranah media sosial.

Pertemuan dua seteru politik pada pemilihan presiden 2014 ini adalah yang kedua. Kata kunci “Prabowo” bahkan sempat masuk dalam daftar trending topic Twitter dari pagi hingga malam kemarin. Sebagian besar netizens menyambut positif pertemuan dua elit politik yang pernah bersaing dalam Pemilu Presiden 2014, meski ada juga yang memaknai lebih jauh pertemuan tersebut.

Baik pendukung Jokowi maupun Prabowo, terlihat senang menyaksikan kedua tokoh yang secara politik berseberangan itu pun sampai sekarang masih menjalin hubungan yang baik, tanpa konflik besar. Nara pendukung Jokowi juga menafsirkan pertemuan itu sebagai langkah politik presiden yang brilian.

Akun @zie_ananta misalnya mengaku begini, “Pak @jokowi @prabowo saya senang lihat foto ini, saya takut naik kuda, tapi saya suka topi bapak berdua .”

Akun @Yosefen_A bahkan menilai, “Jokowi ke hambalang itu ibarat jenderal perang ke tempat musuh berkemah. Ngetes nyali komandan lawan.”

Ada yang mengatakan Indonesia beruntung memiliki Jokowi dan Prabowo, karena selama ini para elite politik yang pernah berseteru jarang melakukan silaturahmi, tidak saling berkunjung ke kediaman resmi masing-masing. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden Megawati, misalnya, belum pernah berjumpa lagi dalam suasana yang akrab sejak Ketua Umum Partai Demokrat itu mengalahkan Ketua Umum PDIP itu dalam pemilihan presiden 2004.

Dari sisi komunikasi politik, safari politik Jokowi ke rumah Prabowo boleh dikatakan berhasil, dengan respons Netizen yang melihat Jokowi menunjukkan kepada publik bahwa hubungan baik dengan lawan politik masih tetap terjaga, bukan dengan retorika belaka, tetapi juga dengan kunjungan langsung ke rumahnya. Ini semakin menegaskan citra bahwa Jokowi adalah figur yang bertindak, bukan berbicara.

Akun Twitter @ubegebe1 yang memiliki lebih dari 13 ribu pengikut bahkan menyebut Jokowi sedang melakukan politik ‘high context’. Jokowi menemui Prabowo. Dilanjutkan dengan SBY menemui Wiranto.

 

Keberhasilan langkah Jokowi bisa dilihat dari turunnya ketegangan di kalangan pengguna media sosial yang selama ini terbelah dalam dua kubu, yang sejak pemilu presiden 2014 hingga sekarang, saling serang di media sosial.

Bahkan publik percaya bahwa diplomasi kuda Jokowi-Prabowo akan menurunkan suhu politik nasional, seperti yang ditwitkan oleh akun mantan pengurus Golkar Indra J Piliang, @IndraJPiliang. “Diplomasi naik kuda yg dilakukan Pak Jokowi dan Pak Prabowo bakal jadi suhu pendingin udara politik yg kini memanas. Lakukan dialog!”

 

Baik kubu pendukung Jokowi maupun Prabowo, sama-sama menyebut keduanya sebagai negarawan yang lebih mengutamakan kepentingan bangsa dibanding kepentingan pribadi.

@ferrywar (Arsitek Ferry Wardiman) menyebut peristiwa itu sebagai, “ Satu langkah rendah hati Jokowi, disambut dengan sikap positif kenegarawanan Prabowo, cukup membuat terlihat siapa yang di luar kalangan.”

 

Akun @DheaMerlinda mengatakan, “Kami bangga Padamu jendral,sikap kenegarawanan yg patut d contoh.Walau d khianati tp tdk menyimpan dendam.@prabowo

 

Sedangkan Arief Pribadi Lubis, penyiar Radio Most Medan pemilik akun @arief_badil, mengatakan Pak Jokowi sungguh seorang negarawan yang rendah hati yang menyempatkan waktu sowan ke Pak Prabowo

 

Reaksi positif itu besar kemungkinan juga dipengaruhi oleh laporan media dan foto-foto pertemuan yang menggambarkan suasana santai, akrab, kekeluargaan, dan penuh canda.

Suasana santai itu bisa dibaca dari laporan akun resmi milik Kantor Staf Presiden @KSPgoid. “Suasana akrab sangat terasa saat Presiden @jokowi bersilaturahim dengan @prabowo di kediamannya, Bojong Koneng, Bogor #BertemuPrabowo

Banyaknya pengguna media sosial yang membagikan foto-foto Jokowi dan Prabowo naik kuda bersama itu menegaskan kepiawaian komunikasi politik tim pendukung Jokowi, baik melalui bahasa tubuh dan foto-foto –semua dengan dukungan media sosial.

jokowi-bowo

Photo: Kantor Staff Presiden

Share this:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *