CEO Bukalapak, Achmad Zaky, menjadi figur di dunia e-commerce yang paling banyak disebut di media dengan jumlah artikel sebanyak 144, berdasarkan laporan Maverick E-commerce Media Insights periode April-September 2018. Posisi tersebut kemudian disusul oleh Country Brand Manager Shopee Indonesia Rezki Yanuar sebanyak 118 artikel, dan CEO Tokopedia William Tanuwijaya sebanyak 82 artikel. Hal ini menunjukkan bahwa figur pendiri perusahaan memiliki peran tersendiri dalam pemberitaan mengenai perusahaan.

Maverick E-commerce Media Insights adalah laporan yang mengukur pencapaian strategi komunikasi publik dari 13 platform e-commerce di Indonesia berdasarkan peliputan berita industri e-commerce pada 30 media cetak dan daring. Laporan ini diluncurkan pada hari Kamis, 22 November 2018, di acara Comms Club, forum diskusi bagi praktisi komunikasi organisasi.

Salah satu data dari Maverick E-commerce Media Insights tersebut menemukan bahwa 22% dari jumlah pemberitaan terkait Achmad Zaky dan William Tanuwijaya bercerita mengenai pengalaman hidup dan perjuangan kedua tokoh tersebut dalam membangun perusahaan hingga mencapai level unicorn, begitu juga dengan berita yang mengutip jumlah kekayaan mereka saat ini.

Dalam laporan tersebut, salah satu berita yang berjudul “Bos Bukalapak pernah bangkrut jualan mi, kini nilainya Rp13 triliun”, Achmad Zaky membagikan resep sukses, serta pengalaman hidup dan etos kerja dalam membangun bisnisnya.

Sementara itu, salah satu berita yang mengutip kisah hidup William Tanuwijaya berjudul, “Jual Mie Ayam Sampai Jaga Warnet, Jangan Kaget Ini Pekerjaan Pertama 5 CEO Kaya Indonesia”, William diketahui pernah menjalani profesi sebagai operator warung internet saat masih berkuliah, sebelum akhirnya menjadi seorang CEO dari sebuah perusahaan rintisan unicorn.

Berita-berita serupa juga dapat ditemui dari tokoh-tokoh terkenal mulai dari pendiri Microsoft, Bill Gates, pendiri Apple, Steve Jobs, hingga pendiri dan Executive Chairman Alibaba, Jack Ma, yang kini disebut sebagai salah seorang revolusioner di dunia teknologi, dan menjadi salah satu orang terkaya di Cina, menurut Forbes.

Di satu sisi, pemberitaan seperti ini masih menjadi topik yang hangat untuk dibahas dan memberikan inspirasi pada pembaca, sehingga mampu menambah jumlah pemberitaan bagi sebuah brand atau perusahaan. Pada sisi lain, topik seperti ini juga memberikan efek positif yang mendukung citra perusahaan.

“Achmad Zaky dan William Tanuwijaya mampu menarik perhatian media, yang banyak mengangkat kisah hidup mereka dalam merintis bisnis dari bawah. Keduanya dapat dibilang merupakan ‘media darlings’ di industri e-commerce. Dengan diangkatnya kisah hidup Achmad Zaky dan William Tanuwijaya, menjadi ‘senjata’ tersendiri untuk Bukalapak dan Tokopedia dalam persaingan untuk memperkuat posisi masing-masing brand di mata media dan pembacanya,” kata Direktur Monitoring and Analytics Maverick, Felicia Nugroho.

Ditulis oleh Dirk Marthen, Analis Maverick

Share this:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *