PechaKucha Jakarta mendapatkan undangan yang lain dari biasanya. Bukan dari komunitas, bukan pula dari lembaga swadaya masyarakat. Undangan istimewa kali ini datang dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

PechaKucha

Tim PechaKucha jadi tersangka?

Sandrinichi Justiana, perwakilan dari lembaga antirasuah tersebut, mengundang tim PechaKucha Jakarta menjadi pemateri dalam Diklat dan Sertifikasi Penyuluhan Antikorupsi. Peserta Diklat yang diselenggarakan oleh KPK itu adalah para Widyaiswara, 28 aparatur negara yang terpilih dari seluruh Indonesia. Mereka akan menjadi ujung tombak penyuluh antikorupsi di kementrian dan lembaga masing-masing.

PechaKucha

Mengapa tim PechaKucha Jakarta diajak menjadi pemateri? Sandri mengatakan sudah semestinya para penyuluh antikorupsi memiliki pengetahuan untuk mempresentasikan berbagai hal tentang antikorupsi dengan cara yang lebih menyenangkan. Dia merasa PechaKucha adalah salah satu metode yang tepat.

Kami memulai sesi pelatihan dengan penjelasan tentang PechaKucha, bagaimana cara mengemas ide dalam 20 slide dan tiap slide disampaikan dalam 20 detik. Untuk memperlihatkan secara langsung presentasi a la PechaKucha, kami juga memberikan presentasi tentang tip dan trik presentasi yang baik.

Ketika sesi tanya jawab dibuka setelahnya, awalnya banyak sekali resistensi dari metode baru ini. Para peserta merasa mustahil mengemas pembahasan mengenai peraturan antikorupsi yang rumit, membosankan, dan panjang dalam hanya 6 menit 40 detik.

Kami menjelaskan kiatnya, yakni mencari inti dari peraturan tadi. Dari situ lalu dicari satu kata yang bisa mewakili. Kami memberikan contoh, ketika Ibu Susi Pudjiastuti pertama kali menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan dan ingin mensosialisasikan peraturan terbaru, beliau memopulerkan satu kata, “tenggelamkan!” Selanjutnya, staf kementerian akan membagikan peraturan tersebut kepada pihak yang berkepentingan agar dapat dipahami.

diklat KPK

Begitu pula presentasi PechaKucha, metode ini seharusnya bukan dilihat sebagai satu-satunya metode presentasi. Sesuatu yang mutlak dipakai. Kombinasi dari presentasi, diskusi, dan pekerjaan rumah yang harus dilakukan sebelumnya adalah kunci bagaimana penyuluhan bisa berhasil. Hal yang sama seperti pemberantasan korupsi; pendidikan, pencegahan dan tindakan hukum adalah tiga bagian penting agar Indonesia bisa bebas korupsi di kemudian hari.

Di sesi berikutnya kami meminta 28 peserta yang terbagi menjadi 6 kelompok tersebut untuk membuat dan mempresentasikan presentasi mereka dengan tema “Pencegahan Korupsi”. Kami memberi mereka waktu 30 menit untuk membuat presentasi dan setelah selesai langsung dilakukan praktik untuk menyampaikannya.

Yang terjadi selanjutnya sama seperti PechaKucha Night Jakarta yang sudah kami lakukan lebih dari 30 kali. Para peserta berhasil membawakan hasil presentasi mereka yang menginspirasi dengan sedikit selingan humor, interaksi, dan tentunya semangat. Para peserta juga mampu membuat desain presentasi yang didominasi oleh gambar, bukan hanya kata-kata.

Kami mengakhiri pelatihan kami dengan beberapa kesimpulan. Pertama, kami akan mengadakan PechaKucha Night Jakarta untuk KPK agar kelak lahir cara-cara kreatif untuk melawan korupsi. Yang kedua, para peserta dari berbagai daerah ternyata sangat bersemangat untuk mengadakan PechaKucha Night di daerah masing-masing. Yang terakhir, kini para peserta mengetahui bahwa ada satu cara lain untuk mengkomunikasikan sesuatu yang kompleks dan membosankan, seperti peraturan antikorupsi, dengan cara yang menyenangkan. [Ditulis oleh: Ridzki Noviansyah]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *