Studi terbaru mengungkap 70% hasil pencarian AI mengutip media editorial, menegaskan pentingnya earned media dalam menjaga reputasi industri perbankan.
Jakarta, 24 September 2025 — Perubahan perilaku publik dalam mencari informasi kini semakin dipengaruhi oleh artificial intelligence (AI). Banyak pengguna di Indonesia dan dunia beralih ke generative AI untuk mencari informasi, menciptakan fenomena zero-click search—di mana pengguna mendapatkan jawaban langsung tanpa mengunjungi situs eksternal.
Fenomena ini memunculkan tantangan baru bagi manajemen reputasi, terutama di sektor perbankan yang sensitif terhadap kepercayaan publik. Menanggapi hal tersebut, Maverick Indonesia bekerja sama dengan Kompas Gramedia dan Dataxet Indonesia meluncurkan white paper berjudul AI Visibility of Indonesian Banks 2025, yang menjadi studi pertama mengenai visibilitas brand di platform AI.
Earned Media Dominan dalam Jawaban Generative AI
Menurut riset bersama Kompas, Dataxet, dan Maverick Indonesia, hampir 70% rujukan AI bersumber dari media editorial (earned media). Studi ini menganalisis lebih dari 400 prompt pengguna di enam platform AI terkemuka — ChatGPT, Gemini, Perplexity, Copilot, Google AI Overview, dan Grok — selama Juli 2025.
Hasil riset menunjukkan:
70% hasil jawaban AI mengutip sumber editorial.
71% artikel yang dirujuk AI berasal dari publikasi dalam 12 bulan terakhir.
AI jarang menampilkan sentimen negatif, mayoritas bersifat netral atau positif.
Temuan ini membuktikan bahwa media kredibel tetap menjadi sumber utama bagi sistem AI, dan dengan demikian, earned media kini berperan penting dalam membentuk persepsi publik terhadap brand.
“Pencarian berbasis AI berpotensi menjadi influencer paling berpengaruh dalam manajemen reputasi modern,” ujar Ong Hock Chuan, Founder & Managing Partner Maverick Indonesia. “Keberhasilan komunikasi kini bergantung pada kemampuan memahami dan mempengaruhi sistem AI yang menjadi pembentuk opini publik.”
Dampak terhadap Manajemen Reputasi di Industri Perbankan
Riset AI Visibility of Indonesian Banks 2025 berfokus pada bank KBMI 3 dan KBMI 4, dengan menilai lima pilar reputasi utama:
Stabilitas keuangan
Kepatuhan dan tata kelola
Keamanan data
Pengalaman dan kepercayaan nasabah
Nilai dan persepsi merek
Analisis ini menunjukkan bagaimana algoritma AI membentuk reputasi finansial digital dan bagaimana strategi komunikasi dapat beradaptasi untuk menjaga posisi bank di ekosistem AI.
Pandangan Industri: Kompas Gramedia dan Dataxet
Dalam acara The Comms Club Vol. 15: Your Bank’s AI Visibility and Why This Matters, Dian Gemiano, Chief Marketing Officer Kompas Gramedia Group dan Ketua Umum Indonesia Digital Association (IDA), menegaskan bahwa AI kini memiliki preferensi yang kuat terhadap sumber editorial tepercaya.
“Saat pengguna meminta AI membandingkan merek mobil berdasarkan harga dan spesifikasi, hasilnya kerap merujuk pada artikel dari GridOto,” jelas Dian.
“Ini membuktikan bahwa earned media tetap menjadi acuan utama bagi AI dalam membentuk opini publik.”
Maverick Luncurkan Layanan MavGEO untuk Era Generative AI
Seiring meningkatnya kebutuhan korporasi untuk memahami cara AI menampilkan informasi, Maverick Indonesia memperkenalkan layanan baru bernama Maverick Generative Engine Optimization (MavGEO).
Layanan ini membantu brand dan organisasi:
Memetakan visibilitas mereka di platform AI
Mengidentifikasi potensi misinformasi
Meningkatkan kredibilitas melalui strategi earned media berbasis data
“Algoritma AI akan terus berubah, namun satu hal pasti: AI akan tetap menjadi sumber informasi otoritatif,” kata Ong Hock Chuan.
“Berdiam diri bukan pilihan. Mereka yang lebih cepat beradaptasi akan mengamankan posisi brand-nya di lanskap AI.”
Tentang Laporan
Laporan lengkap AI Visibility of Indonesian Banks 2025 dapat diakses melalui situs resmi Maverick. Dokumen ini memberikan wawasan menyeluruh tentang bagaimana AI mengutip sumber berita, membentuk persepsi industri perbankan Indonesia, dan mengubah hubungan antara media, teknologi, serta reputasi publik.
Tentang Maverick Indonesia
Maverick Indonesia adalah konsultan komunikasi strategis terkemuka yang berdiri sejak 2002. Layanan mencakup komunikasi korporat, public relations, komunikasi krisis, media relations, dan investor relations.
Maverick merupakan pelopor penerapan pengukuran dan evaluasi komunikasi berbasis AMEC di Indonesia.
Tentang The Comms Club
The Comms Club adalah inisiatif Maverick yang bertujuan meningkatkan standar profesi komunikasi melalui diskusi, riset, dan pembelajaran kolaboratif bagi profesional komunikasi di Indonesia.
Kontak Media
Samuel Gading
Associate, Media Outreach
+62-821-5372-5608
[email protected]