Jakarta, 25 Oktober 2023 – Horor telah menjadi salah satu genre yang paling diminati masyarakat Indonesia, baik melalui film layar lebar, literatur, maupun podcast. Cerita-cerita horor dari Indonesia dikenal ikonik berkat keragaman latar budaya dan kisah lokalnya. Terinspirasi oleh kekayaan tersebut, PechaKucha Night Jakarta Vol. 48 yang digelar di Taman Ismail Marzuki pada 25 Oktober 2023 menghadirkan tema “Fearful Fables, Playful Phantoms” untuk mengajak para peserta melihat horor sebagai sumber kreativitas dan medium ekspresi seni.
Sorotan Acara: Menyelami Horor Lewat Perspektif Kreatif
PechaKucha Night Jakarta kali ini menghadirkan empat pembicara utama — Aghi Narottama, WD Willy, Ramdanis Danzenk, dan Putri Ayudya — yang membahas horor dari berbagai sudut pandang artistik.
Melalui musik, ilustrasi, seni peran, dan desain set film, para pembicara menggambarkan bagaimana genre horor dapat menjadi sarana kreatif yang unik untuk mengungkapkan ide, emosi, dan imajinasi.
Wawasan dari Para Pembicara
Aghi Narottama – Suara di Balik Ketakutan
Sebagai komposer film, Aghi Narottama menjelaskan bagaimana ia menyalurkan ketegangan dan rasa takut melalui desain suara dalam film horor.
“Horor menghadirkan elemen yang tak terduga dan penuh ketidakpastian. Dalam menciptakan musik untuk film horor, saya harus merasakan ketakutan itu sendiri. Tantangan ini mendorong saya menciptakan suara-suara yang belum pernah terdengar sebelumnya,” ujar Aghi.
WD Willy – Menemukan Wajah Lain dari Hantu
Bagi illustrator WD Willy, horor bukan sekadar rasa takut, tetapi juga ruang untuk empati dan reinterpretasi. Ia menciptakan karakter hantu yang menggemaskan dan mudah disukai, bahkan oleh anak-anak.
“Walau horor identik dengan rasa takut, saya ingin menggali pesan dan kisah asli dari karakter hantu tradisional Indonesia. Dengan cara ini, saya menemukan sisi positif setiap karakter dan membantu audiens mengurangi rasa takut terhadap makhluk halus,” jelas Willy.
Putri Ayudya – Horor Sebagai Cermin Sosial
Aktris sekaligus dosen Putri Ayudya menegaskan bahwa horor dapat menjadi medium yang kuat untuk menyampaikan pesan moral, kritik sosial, maupun refleksi budaya.
“Horor bukan sekadar jump scare. Film horor bisa menjadi sarana menyampaikan pesan tentang nilai-nilai dan kondisi masyarakat,” katanya.
Berbekal pengalaman di berbagai film horor, Putri menilai bahwa karakter kuat dan pendekatan peran yang beragam adalah kunci untuk meningkatkan kualitas film horor Indonesia.
Ramdanis Danzenk – Merancang Ketakutan
Sebagai art director, Ramdanis Danzenk menikmati kebebasan kreatif dalam menciptakan set film horor. Namun, ia juga mengakui adanya tantangan besar.
“Membangun set horor memberikan ruang eksplorasi yang luas, tapi tantangan utamanya adalah bagaimana menghadirkan atmosfer mencekam ke dalam pengalaman nyata,” tuturnya.
Menurutnya, desain set yang imersif berperan penting dalam membuat penonton benar-benar merasakan ketegangan yang dihadirkan film.
Format dan Makna Kreativitas PechaKucha
Keempat pembicara membawakan presentasi menggunakan format khas PechaKucha 20x20 — 20 gambar, masing-masing ditampilkan selama 20 detik. Format ini mendorong gaya bercerita yang cepat, visual, dan penuh energi.
Acara ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif serta jejaring peserta, yang menjadi ajang pertukaran ide seputar horor dan kreativitas lintas disiplin seni.
Tentang PechaKucha Night Jakarta
PechaKucha (dibaca peh-chak-cha) berasal dari istilah dalam bahasa Jepang yang berarti “suara percakapan ramai di sebuah ruangan.” Konsep ini diciptakan oleh arsitek Astrid Klein dan Mark Dytham dari Klein Dytham Architecture sebagai platform berbagi ide dan jejaring kreatif. Setiap pembicara menyampaikan 20 gambar x 20 detik dalam waktu 6 menit 40 detik, menjadikan format ini cepat, padat, dan menarik.
Sejak pertama kali digelar di Tokyo pada Februari 2003, PechaKucha telah hadir di lebih dari 1.200 kota di dunia, termasuk Jakarta sebagai kota ke-177 yang mengadopsi format ini, diikuti oleh Malang, Bali, Yogyakarta, dan Pekanbaru. PechaKucha Night Jakarta kini menjadi wadah bagi komunitas kreatif untuk berbagi inspirasi dan ide-ide inovatif.
Ikuti informasi terbaru melalui Twitter (@pechakuchajkt), Facebook (PechaKucha Jakarta), dan Instagram (@mavgram).
Tentang Maverick Indonesia
Didirikan pada tahun 2002, Maverick Indonesia menyediakan layanan konsultasi strategis dan komunikasi terintegrasi bagi berbagai klien multinasional. Maverick dikenal sebagai pionir dalam bidang manajemen krisis dan isu, serta pengukuran dan evaluasi komunikasi korporat di Indonesia.
Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:
PechaKucha Night Jakarta – [email protected]