Jakarta, 16 Januari 2025 – Indonesia menoreh sejarah baru dalam bidang olahraga menantang di dunia. Frédéric Fugen, atlet binaan Red Bull Blue and Silver, sukses melakukan dua BASE jump berturut-turut dari Autograph Tower di Jakarta, gedung tertinggi di Indonesia sekaligus di belahan bumi selatan dengan ketinggian 385 meter. Aksi ini tidak hanya menjadi pencapaian pribadi bagi Frédéric, tetapi juga menempatkan Jakarta sebagai titik lokasi baru di dunia olahraga menantang.
Dengan pengalaman lebih dari dua dekade dalam olahraga dirgantara, Frédéric telah mencatat berbagai rekor, termasuk BASE jump dari gedung tertinggi di dunia, Burj Khalifa, pada 2014. Kali ini, ia kembali membuktikan bahwa keberanian, tekad, dan persiapan yang matang mampu membawa manusia melampaui batas. “Lompatan ini benar-benar luar biasa dan unik. Walau ini bukan lompatan tertinggi yang pernah saya lakukan, tapi lompatan kali ini memiliki tantangan tersendiri karena dilakukan di jantung kota besar seperti Jakarta. Dengan BASE jump umumnya dilakukan dari gedung, tebing, atau gunung, yang semuanya ada di Indonesia, negeri ini bisa menjadi tuan rumah acara BASE jump yang dapat mendorong pertumbuhan olahraga ini di masa depan,” ungkap Frédéric.
![]() Frédéric Fugen saat melompat dari Autograph Tower, gedung setinggi 385 meter (Foto oleh: Iko Resa Andika Fajri/Red Bull Content Pool). |
Momentum bersejarah ini juga menjadi kebanggaan besar bagi pengelola Autograph Tower dan Thamrin Nine kompleks secara keseluruhan. “Autograph Tower, gedung tertinggi di Indonesia dan belahan bumi bagian selatan, kini telah menjadi panggung bagi pencapaian kelas dunia. BASE jump ini menandai tonggak baru, tidak hanya untuk gedung ini tetapi juga bagi Indonesia dalam membuktikan kapasitasnya untuk inovasi kelas dunia,” ujar Hizkia Gouw, Associate Marketing Director Putra Gaya Wahana. “Kolaborasi kami dengan Red Bull Blue and Silver dan Frédéric Fugen mencerminkan ambisi dan semangat yang mendefinisikan kemajuan Jakarta di kancah global”.
![]() Frédéric Fugen ketika persiapan akhir sesaat sebelum melompat dari puncak Autograph Tower. (Foto oleh: Thibault Gaucet/Red Bull Content Pool). |
Keberhasilan acara bersejarah ini bukan hanya berkat kemampuan individu, tetapi juga atas dukungan Red Bull, TNI AU, Polri, dan komunitas tanah air. Dengan standar keselamatan yang tinggi, seperti pemantauan kecepatan angin dan dukungan teknis dari tim profesional, aksi ini menjadi bukti bahwa Indonesia memiliki kapasitas untuk menyelenggarakan acara olahraga menantang kelas dunia.
Sebagai bagian dari acara, merek minuman energi nomor satu dunia asal Austria ini turut mengadakan sesi coaching clinic antara Frédéric Fugen, tim Pembinaan Potensi Dirgantara TNI AU, dan Federasi Aero Sport Indonesia (FASI), dengan harapan olahraga dirgantara di Indonesia semakin berkembang.
![]() Frédéric Fugen memberikan coaching clinic kepada tim Pembinaan Potensi Dirgantara TNI AU dan Federasi Aero Sport Indonesia (FASI). (Foto oleh: Red Bull Content Pool). |
“BASE jump memang merupakan salah satu olahraga yang tergolong cukup menantang sehingga minat dan adrenalin saja tidak cukup, tetapi juga membutuhkan persiapan dan perencanaan yang matang, serta keberanian dan mental yang kuat. TNI AU mengapresiasi setinggi-tingginya rangkaian kegiatan ini. Atas pengalaman, pengetahuan, dan teknik BASE jump yang dibagikan kepada prajurit-prajurit kami untuk memperkaya kecakapan mereka,” ujar Kepala Pusat Potensi Dirgantara TNI Angkatan Udara Marsma Tyas Nur Adi.
Irjen. Pol. (Purn) M. Adnas, M.Si turut mengapresiasi rangkaian acara ini, terutama sesi coaching clinic karena dapat menginspirasi para talenta muda serta mengedukasi masyarakat Indonesia terhadap olahraga dirgantara.
Ardya Rifiantara, instruktur skydiving di Federasi Aero Sport Indonesia (FASI), turut mengungkapkan antusiasmenya. “Bisa menyaksikan langsung bahkan terlibat dalam aksi BASE jump yang dilakukan oleh Frédéric Fugen, seorang ikon di cabang olahraga ini, adalah pengalaman sekali seumur hidup. Saya belajar banyak sekali dari keterlibatan saya dalam proyek ini, sejak tahap perencanaan, persiapan, hingga eksekusi. Saya tentunya berharap kesuksesan ini menjadi pendorong agar olahraga dirgantara semakin diminati oleh masyarakat Indonesia.”
BASE jump dari Autograph Tower menjadi simbol perkembangan Jakarta sebagai megalopolis global sekaligus mempertegas posisi Indonesia di mata dunia. Dengan kombinasi keberanian, profesionalisme, dan kolaborasi, acara ini tidak hanya mencetak sejarah baru tetapi juga memicu semangat generasi muda untuk menembus batas dan bersaing di tingkat global.
***
Tentang Frédéric Fugen
Frédéric Fugen adalah salah satu skydiver, pilot wingsuit, dan BASE jumper paling berbakat dan inovatif di dunia. Dalam karirnya selama lebih dari 20 tahun, ia sudah melakukan lebih dari 20.000 aksi kedirgantaraan.
Lahir di Annecy, Prancis, Fred Fugen telah mengenal dunia udara sejak usia dini, berkat minat orang tuanya pada olahraga terjun payung. Ia melakukan lompatan solo pertamanya pada tahun 1996 di usia 16 tahun, dan sejak saat itu kakinya jarang menyentuh tanah.
Sebagai seseorang yang selalu menjadi pelopor, Fugen mulai berkompetisi dalam freeflying. Pada tahun 2004, ia bergabung dengan tim nasional freefly Prancis dan memenangkan Kejuaraan Dunia pertamanya di Brasil pada tahun yang sama. Ia tetap tak terkalahkan di level Kejuaraan Dunia antara tahun 2004 dan 2009.
Tentang Red Bull
Red Bull adalah merek minuman energi premium ternama dunia (kaleng Blue and Silver), yang resmi diluncurkan di Indonesia pada bulan Mei 2016. Keunikan formula minuman energi Red Bull memberikan sensasi stamina pada tubuh. Dietrich Mateschitz mendirikan Red Bull pada pertengahan tahun 1980 di Eropa dan dipasarkan pertama kali di negara asalnya Austria pada tanggal 1 April 1987. Saat ini, Red Bull tersedia di lebih dari 175 negara termasuk Indonesia.
Untuk keterangan lebih lanjut tentang Red Bull, kunjungi website www.redbull.com dan follow Facebook: facebook.com/redbull , Twitter & Instagram: @redbull and @redbullindo
Informasi lebih lanjut
Foto-foto dan video untuk editorial: https://www.redbullcontentpool.com/id/CP-S-19116
Twitter: https://twitter.com/redbull
Instagram: https://www.instagram.com/redbullindo
Facebook: https://www.facebook.com/RedBull
Tentang Autograph Tower
Autograph Tower adalah gedung pencakar langit tertinggi di Indonesia dan belahan bumi bagian selatan dengan ketinggian 385 meter. Gedung ini memiliki 109 lantai dan memiliki Observatory Deck di lantai 87 dan Sky Garden di lantai 100. Dengan luas total 163.788-meter persegi, Autograph Tower menawarkan fasilitas kelas dunia yang dirancang untuk memberikan pengalaman terbaik bagi pengunjung dan penyewa.
Gedung ini dikembangkan oleh PT Putragaya Wahana (PGW), pengembang ternama yang juga membangun UOB Plaza di Jakarta. Sebagai bagian dari superblok Thamrin Nine, dua menara yang menjadi bagian dari pengembangan ini telah dianugerahi penghargaan sebagai gedung tertinggi di Indonesia dan belahan bumi selatan oleh MURI, dengan Autograph Tower setinggi 385 meter dan Luminary Tower setinggi 304 meter. Autograph Tower akan menjadi rumah bagi Observatory Deck pertama dan tertinggi di Indonesia.
Sebagai gedung kelas A yang ramah lingkungan, Autograph Tower telah memperoleh sertifikasi platinum, dengan efisiensi energi hingga 30% lebih hemat dibandingkan gedung konvensional sejenis. Autograph Tower mencerminkan inovasi dan ambisi Jakarta sebagai pusat global untuk bisnis, budaya, dan pariwisata, menjadikannya simbol kemajuan dan kebanggaan Indonesia di panggung internasional.


