Pakar Medis dan CanHOPE Dorong Pendekatan Holistik untuk Pengobatan Kanker Payudara

  • Publication date October 12, 2025
  • Last updated October 12, 2025
  • Category Press Releases

Pasien kanker payudara di Indonesia cenderung menunda perawatan kanker payudara karena stigma dan misinformasi. CanHOPE dan Parkway Cancer Centre (PCC) menekankan pentingnya pemahaman komprehensif dan perawatan holistik dalam melengkapi pengobatan kanker yang efektif.

Jakarta, 10 Oktober 2024 – Meskipun kanker payudara menjadi penyebab terbanyak kasus kematian akibat kanker di Indonesia, tetapi misinformasi tentang kanker payudara masih marak. Menurut survei oleh Masyarakat Telekomunikasi pada tahun 2017, terdapat sekitar 41,2% berita palsu berkaitan dengan informasi kesehatan, termasuk kanker payudara. Hal ini semakin memicu stigma berbahaya yang menghambat deteksi dan perawatan dini.

20251006-201939-Picture1.jpg

Keterangan: Dr. Khoo Kei Siong Wakil Direktur Medis dan Konsultan Senior, Onkologi Medis PCC dalam sesi media briefing “The Known, The Unknown, and The New of Breast Cancer oleh CanHOPE di Jakarta, 10 Oktober 2024.

Misinformasi yang mendorong stigma seputar kanker payudara tersebut berkontribusi pada meningkatnya beban layanan kesehatan di Indonesia, sehingga dianggap sebagai risiko global. “Hingga hari ini, masih banyak perempuan menunda untuk menjalankan deteksi dan perawatan dini karena ketakutan akan prosedur medis, merasa kehilangan kontrol, atau stigma yang terkait dengan kanker payudara,” jelas Dr. Khoo Kei Siong, Wakil Direktur Medis dan Konsultan Senior, Onkologi Medis di Parkway Cancer Centre (PCC).

Stigma seputar kanker payudara sering kali didasari oleh kesalahpahaman bahwa pasien tidak akan hidup lama, dianggap tidak mujur, dan dipandang sebagai tidak sempurna, sehingga berdampak negatif pada harga diri dan citra tubuh mereka. Kesalahpahaman lainnya adalah anggapan bahwa mastektomi (pengangkatan seluruh payudara) merupakan satu-satunya pilihan medis, yang memperkuat rasa takut para pasien. Padahal, diagnosis dini membuka lebih banyak opsi perawatan, seperti lumpektomi (pengangkatan sebagian jaringan).

Mengatasi tantangan seputar kanker payudara di Indonesia tidak cukup dengan memberantas stigma, tetapi juga memerlukan pendekatan yang komprehensif. Menurut data Kementerian Kesehatan, sekitar 43% kematian terkait kanker payudara di Indonesia dapat dicegah melalui deteksi dini, didukung oleh dorongan dari lingkungan terdekat pasien. “Pengobatan kanker yang efektif harus dilengkapi dengan pemahaman yang lebih menyeluruh, bersama dengan perawatan holistik yang dapat memberikan pasien pengalaman berobat yang lebih baik secara keseluruhan,” tambah Dr. Khoo.

Pasalnya, pasien kanker sering merasa sedih, bingung, dan mengkhawatirkan nasib mereka, terlepas dari stadium diagnosis penyakitnya. Oleh karena itu, perawatan holistik yang mencakup pendekatan multidisiplin dari penyedia layanan kesehatan, konseling, konsultasi nutrisi seimbang, dukungan emosional dari orang-orang terdekat, serta perawatan komprehensif sangatlah penting. Selain itu, memiliki sistem dukungan (support system) yang kuat, seperti komunitas, dapat secara signifikan meringankan beban emosional para pasien selama perawatan.

Sejalan dengan hal ini, CanHOPE, sebuah layanan konseling dan dukungan kanker nirlaba dari PCC, menekankan bahwa merawat kesehatan psikososial pasien sama pentingnya dengan perawatan fisik mereka. Saat pasien menjalani pengobatan kanker, mereka kerap menghadapi berbagai tantangan berat yang bisa menyebabkan putus asa. Oleh karena itu, CanHOPE percaya penting untuk membantu pasien menyadari bahwa mereka tidak sendirian dalam perjuangan melawan kanker.

Seorang penyintas kanker payudara berbagi pengalaman tentang bagaimana perawatan holistik membantu pemulihannya lebih efektif dan penuh optimisme. "Saya belajar bahwa kanker bukanlah sesuatu yang harus dihadapi sendirian, tetapi harus diterima sehingga pasien tidak menutup diri. Dengan dukungan dari keluarga, teman, dan support group, saya bisa pulih dan menjalani hidup dengan cara pandang yang lebih positif. Saya meyakini saya tidak sendirian dan bersyukur atas komunitas yang mendukung saya sepanjang perjalanan ini."

Seiring berkembangnya metode perawatan pasien menuju pendekatan yang lebih holistik, Dr. Khoo meyakini bahwa inovasi ini akan membawa kemajuan dalam terapi medis yang lebih tepat sasaran dan efektif. “Ini menandai era baru dalam perawatan kanker payudara dengan menawarkan perawatan yang lebih personal dan prospek pemulihan yang lebih cerah,” tutupnya.

###

About CanHOPE/Tentang CanHOPE
CanHOPE adalah layanan nirlaba untuk konseling dan dukungan kanker yang disediakan oleh Parkway Cancer Centre, Singapura. Tim CanHOPE terdiri dari para profesional berpengalaman yang bekerja sama dengan para ahli medis dan kesehatan terkait, untuk membantu pasien dan para pengasuh dalam membuat keputusan pengobatan yang efektif dan terinformasi. Layanan dan program yang ditawarkan meliputi konseling, saran gizi, rehabilitasi, edukasi, koordinasi perawatan, dan kegiatan kelompok dukungan.

About Parkway Cancer Centre/Tentang Parkway Cancer Centre
Parkway Cancer Centre menawarkan perawatan kanker komprehensif dengan tim multidisiplin yang terampil, terdiri dari spesialis medis, perawat, konselor, dan profesional paramedis lainnya untuk memenuhi kebutuhan spesifik pasien kanker. PCC menggunakan teknologi terkini dalam perawatan kanker untuk membantu pasien mengakses terapi inovatif yang terbukti efektif untuk hasil klinis terbaik. PCC berkomitmen memberikan perawatan kanker holistik yang menyeluruh dalam lingkungan yang aman dan nyaman, guna memastikan pasien mendapatkan perhatian dari para profesional berpengalaman.

Latest Press Releases