Jakarta, 12 September 2024 - Riot Games dan Virgin Music Group mengumumkan musisi-musisi pengisi original soundtrack Arcane League of Legends: Season 2 yang menampilkan beragam lagu eksklusif dari para musisi papan atas, seperti Twenty One Pilots, Stray Kids, Young Miko, Stromae, Marcus King, Ashnikko, d4vd, dan masih banyak lagi. Setiap lagu merupakan gubahan asli yang dibuat khusus untuk momen-momen penting dalam serial pemenang Emmy, yang diadaptasi dari video game ikonik Riot, League of Legends.
Musik dari Arcane League of Legends: Season 2 (Soundtrack From the Animated Series) diciptakan untuk menggambarkan kedalaman emosional para karakter dan memperkaya pengalaman cerita serial ini. Musisi yang terlibat dalam soundtrack ini kebanyakan adalah pemain League of Legends, penggemar Arcane, dan kolaborator lama Riot Games.
Single pertama dalam soundtrack ini, “Paint The Town Blue” oleh Ashnikko, dirilis pada 5 September bersamaan dengan trailer Arcane musim kedua. Lagu tersebut dapat didengarkan di sini.
Lagu utama Arcane musim pertama yaitu “Enemy” oleh Imagine Dragons yang telah didengarkan lebih dari 5,6 miliar kali sejak rilis pada November 2021 sukses menjadi hit nomor satu global. Melihat kesuksesan fenomenal tersebut, soundtrack musim kedua siap untuk memikat audiens yang lebih luas.
“Pendekatan Arcane terhadap musik menginspirasi sekelompok musisi dari banyak genre, bahasa, dan budaya yang ingin menjadi bagian dari musim baru ini. Kami juga ingin merepresentasikan jangkauan global League of Legends dengan bekerja bersama musisi-musisi dari seluruh dunia,” ungkap Maria Egan, Global Head of Music Riot Games, “setiap lagu merupakan hasil kolaborasi unik antara para musisi, showrunner kami, dan komposer Riot. Musik adalah detak jantung komunitas League, dan kami menantikan para penggemar menikmati album epik ini dan memperdalam ikatan mereka dengan kisah-kisah menarik ini.”
"Saya terinspirasi oleh musim pertama dan bagaimana gagasan tentang keluarga dan orang-orang yang kita anggap sebagai keluarga menjadi topik utama. Musik juga sangat berkontribusi dalam mewujudkannya di dalam dunia Arcane,” ucap Tyler Joseph, Vokalis Twenty One Pilots.
"Kami sangat menggemari Arcane dan League of Legends," ungkap grup Kpop, Stray Kids, “single kami 'Come Play' memiliki sentuhan dinamis yang menyatukan segala jenis suara dan bahasa. Kami menikmati bermain League, juga menantikan para penggemar mendengarkan lagu ini dan menonton musim kedua serial Arcane!”
Dengan peluncuran baru ini, Riot Games Music terus mengapresiasi fandom League of Legends global dengan menyusun daftar lagu yang mewakili spektrum musisi dan genre yang luas. Soundtrack Arcane musim kedua menjanjikan pengalaman musik yang tak terlupakan, semakin mengukuhkan peran Riot sebagai pusat kekuatan budaya dalam bidang gim dan musik.
Musim kedua Arcane tayang perdana di Netflix pada November 2024. Salah satu serial animasi tersukses di Netflix ini dibuat oleh Christian Linke dan Alex Yee. Produser eksekutifnya meliputi Linke, Marc Merrill, dan Brandon Beck. Fortiche Production menjadi sutradara dan produser animasi Arcane di bawah arahan pendiri Pascal Charrue dan Arnaud Delord.
Materi terkait siaran pers tentang serial ini dapat ditemukan di sini.
###
ARCANE LEAGUE OF LEGENDS: SEASON 2 (SOUNDTRACK FROM THE ANIMATED SERIES)**
“I Can't Hear It Now” - Freya Ridings
“Sucker” - Marcus King
“Renegade (We Never Run)” - Stefflon Don, Raja Kumari ft. Jarina de Marco
“Hellfire” - Fever 333
“To Ashes And Blood” - Woodkid
“Paint The Town Blue” - Ashnikko
“Remember Me (Intro)” - d4vd
“Remember Me” - d4vd
“Cocktail Molotov” - ZAND
“What Have They Done To Us” - Mako, Grey
“Rebel Heart” - Djerv
“The Beast - Misha Mansoor
“Spin The Wheel” - Mick Wingert
“Ma Meilleure Ennemie” - Stromae, Pomme
“Fantastic” - King Princess
“The Line” - Twenty One Pilots
“Blood Sweat & Tears” - Sheryl Lee Ralph
“Come Play” - Stray Kids, Young Miko, Tom Morello
“Wasteland” - Royal & The Serpent
“Enemy with JID (Opening Title version) from the series Arcane League of Legends)” - Imagine Dragons feat. JID
** Musisi dan lagu lainnya akan diumumkan di kemudian hari
TWITTER | INSTAGRAM | FACEBOOK
Tentang ARCANE S2
Dari Riot Games, Arcane kembali pada bulan November ini di Netflix. Serial animasi ini, berdasarkan dari gim League of Legends dan salah satu serial animasi paling sukses di Netflix, dibuat oleh Christian Linke dan Alex Yee. Produser eksekutif termasuk Linke, Marc Merrill, dan Brandon Beck. Studio animasinya adalah Fortiche Animation. Pengisi suara termasuk Hailee Steinfeld (Vi), pemenang Annie Award Ella Purnell (Jinx) dan Katie Leung (Caitlyn), Reed Shannon (Ekko), Amirah Vann (Sevika), Mick Wingert (Heimerdinger), Ellen Thomas (Ambessa), dan Brett Tucker (Singed) antara lain akan diumumkan.
Musim pertama Arcane memperkuat posisi Netflix sebagai pemimpin dalam mengadaptasi waralaba gim menjadi fenomena budaya animasi. Dipuji secara global sebagai salah satu acara TV Terbaik tahun 2021, serial animasi ini juga meraih empat PRIMETIME EMMY AWARDS (2022) termasuk Outstanding Animated Program – serial streaming pertama yang memenangkan Outstanding Animated Program. Serial ini menyapu bersih Annie Awards 2022 dengan kemenangan dalam sembilan kategori termasuk TV/Media Terbaik, Penulisan Terbaik, Akting Suara Terbaik (Ella Purnell), Penyutradaraan Terbaik, Desain Produksi Terbaik, Animasi Karakter Terbaik, Storyboard Terbaik, Desain Karakter Terbaik, dan FX Terbaik. Serial ini juga diakui oleh komunitas gim dengan memenangkan Adaptasi Terbaik di The Game Awards (2022). Selain itu, album Arcane masuk nominasi Billboard Music Award 2022 untuk Top Soundtrack.
Twitter: www.twitter.com/arcaneshow
Instagram: www.instagram.com/arcaneshow
Facebook: www.facebook.com/arcaneshow
Tentang RIOT GAMES
Riot Games didirikan pada 2006 untuk mengembangkan, meluncurkan, dan mendukung game yang paling memprioritaskan pemain di dunia. Pada 2009, Riot meluncurkan game debut, League of Legends, yang kemudian menjadi salah satu game PC yang paling banyak dimainkan di dunia (150 juta pemain tiap bulan). Pada tahun-tahun berikutnya, Riot merilis VALORANT, Teamfight Tactics, Legends of Runeterra, dan League of Legends: Wild Rift. Game-game kami melahirkan beberapa esports yang paling banyak ditonton dan dikenal secara luas di dunia, yang berpuncak pada event seperti League of Legends World Championship serta VALORANT Champions Tour (VCT), dan ditonton oleh jutaan penggemar setiap tahunnya. Riot juga mengembangkan IP melalui beragam proyek multimedia, seperti musik, buku komik, permainan papan, dan serial animasi peraih Emmy, Arcane.
Tentang RIOT GAMES MUSIC
Riot Games Music dibentuk berdasarkan fandom Riot yang mempertemukan game dengan musik, memelihara kemitraan dengan musisi yang mampu meningkatkan pengalaman pemain global melalui pengembangan musik, live event, dan IP. RGM telah mengumpulkan katalog yang berisi hampir 1.000 lagu termasuk 10 lagu Esports Anthem original untuk League of Legends World Championship tahunan yang secara kolektif telah meraih lebih dari 10 miliar kali streaming di seluruh DSP. Lagu-lagu resmi ini dibawakan oleh para superstar termasuk Lil Nas X, Imagine Dragons, Zedd, NewJeans, dan banyak lagi.
Riot Games Music juga dikenal sebagai pemimpin dalam bidang virtual art meliputi artis seperti K/DA. Grup perempuan pemecah rekor yang terinspirasi oleh K-Pop dan dibentuk berdasarkan beberapa champion perempuan paling populer di League of Legends ini musiknya telah diputar lebih dari 1,2 miliar kali. Single mereka, “POP/STARS”, mendapatkan sertifikasi platinum dari RIAA, dan mereka telah mengumpulkan lebih dari 3 juta pengikut di Spotify. Seniman virtual Riot lainnya meliputi band terbaru Riot, HEARTSTEEL, band heavy metal Pentakill, band hip-hop True Damage, DJ Sona, dan Seraphine.
Tentang VIRGIN MUSIC GROUP
Virgin Music Group adalah partner terdepan di dunia bagi perusahaan musik dan musisi independen yang membutuhkan tim khusus dengan infrastruktur global dan keahlian lokal di pasar musik utama di seluruh dunia. Virgin Music Group menawarkan solusi global yang menarik, efisien, dan sangat fleksibel dengan teknologi pemasaran paling mutakhir yang tersedia untuk label rekaman, musisi, dan entrepreneur independen yang ingin meraih kesuksesan. www.virginmusic.com
Tentang FORTICHE PRODUCTION
Didirikan pada 2009 oleh Jérôme Combe, Pascal Charrue, dan Arnaud Delord, Fortiche Production adalah studio animasi peraih penghargaan, dengan ciri khas grafis unik dan gaya penyajian yang memadukan teknik serta estetika 2D dan 3D. Dengan pengarahan yang ambisius, studio ini menciptakan konten menawan yang ditujukan untuk penonton dewasa dan remaja.
Salah satu pencapaiannya yang paling dikenal adalah serial Arcane yang menuai banyak pujian, dibuat berdasarkan IP “League of Legends” dari RIOT Games dan tersedia di Netflix serta Tencent. Sebelum mengembangkan Arcane, studio ini memproduksi video sinematik termasuk League of Legends: Rise, League of Legends: K/DA - POP/STARS and League of Legends: Warriors - yang menghasilkan miliaran kali penayangan di YouTube - serta video musik untuk Coldplay dan Gorillaz, dan serial Rocket & Groot untuk Marvel Studios.
Dengan fokus untuk mendorong batas kreatif dan melampaui ekspektasi, Fortiche Production ingin menciptakan pengalaman sinematik baru di titik temu antara animasi, pembuatan film live-action, dan budaya pop dalam segala bentuknya.
Berbasis di Paris, dengan studio tambahan di Montpellier dan Las Palmas (Spanyol), tim Fortiche terdiri dari banyak pekerja profesional (hingga 450 orang untuk Arcane Season 2) yang mencakup semua tahap pengembangan, pengarahan, dan produksi film animasi.
Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:
Tania Wijaya
PR/Communications Manager Riot Games Indonesia & Malaysia
tania.wiyono@riotgames.com
atau
Maverick Indonesia
riotgames@maverick.co.id